Bogor, Metrokitanews, 12 Februari 2026 — Dugaan penyalahgunaan wewenang mencuat setelah tiga unit mobil transportir swasta bertuliskan PT Agung Pratama Energi terlihat masuk ke kawasan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Atang Sendjaja, yang berlokasi di Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga mobil transportir tersebut masuk tanpa pengawalan resmi, menggunakan pelat nomor sipil biasa, serta tidak dilengkapi identitas atau logo instansi negara. Aktivitas keluar-masuk kendaraan swasta ke area militer ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat pangkalan udara merupakan kawasan terbatas dengan pengamanan ketat.
Lebih mencurigakan, ketiga kendaraan tersebut keluar dari area pangkalan dalam kondisi lebih berat atau bermuatan, kemudian menuju ke sebuah gudang sipil di luar kawasan militer. Perubahan kondisi kendaraan ini memunculkan dugaan kuat terjadinya aktivitas bongkar muat di dalam area militer.
Franky Manuputty Ketua Akrindo DPD Banten, jika dugaan ini benar, maka terdapat indikasi penyalahgunaan fasilitas dan kewenangan militer untuk kepentingan bisnis swasta, yang berpotensi melanggar aturan pengamanan objek vital nasional, prosedur tetap militer, serta peraturan perundang-undangan lainnya.
“Masuknya kendaraan swasta ke pangkalan militer tanpa pengawalan resmi dan kejelasan dokumen merupakan anomali serius. Apalagi jika disertai aktivitas pengangkutan barang keluar dari area pangkalan,” ujarnya, Kamis (12/02/26).
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI AU maupun manajemen PT Agung Pratama Energi terkait tujuan masuknya kendaraan tersebut serta jenis muatan yang diangkut.
Diharapkan segera bisa memberikan klarifikasi resmi secara transparan oleh aparat penegak hukum dan otoritas militer, guna memastikan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran hukum, maupun potensi praktik bisnis ilegal yang memanfaatkan fasilitas negara.
Red
