MetroKitaNews, Tapanuli Utara, 24 April 2026 — Peristiwa tanah longsor yang terjadi di Desa Sibandang, Kampung Silali Toruan, Kecamatan Muara, pada Senin (21/04/2026), menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Seorang perempuan lanjut usia berusia 67 tahun dilaporkan tertimpa material longsor saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Korban diketahui baru saja pulang dari berobat melalui Pelabuhan Ferry di wilayah sekitar Desa Silarut Tauran. Dalam perjalanan kembali, longsoran tanah dari tebing di atas jalan tiba-tiba runtuh dan menimpa korban.
Situasi darurat itu memaksa keluarga bertindak cepat. Tanpa pendampingan dari aparat setempat, korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh anggota keluarga.
Ketiadaan aparat desa di lokasi kejadian menjadi sorotan. Hingga proses evakuasi berlangsung, tidak terlihat kehadiran perangkat desa, aparat keamanan, maupun pihak terkait lainnya untuk membantu penanganan korban.
Sorotan pun mengarah kepada Kepala Desa Sibandang, Hurikan Rajagukguk, yang dinilai tidak menunjukkan respons cepat dalam situasi darurat tersebut.
Sejumlah pihak mempertanyakan peran pemerintah desa dalam menjalankan fungsi pelayanan dan perlindungan terhadap masyarakat, khususnya dalam kondisi bencana.
Kesaksian Keluarga: Duka dan Kekecewaan
Dalam kondisi emosional, keluarga korban menyampaikan kekecewaannya. Salah satu anak korban mengungkapkan perasaannya saat ditemui di ruang perawatan rumah sakit.
“Melihat ibu saya terbaring lemah, hati saya sangat terpukul. Kami menghadapi ini sendiri tanpa kehadiran aparat. Seharusnya ada yang membantu dalam situasi seperti ini,” ujarnya kepada wartawan.
Peristiwa ini tidak hanya meninggalkan luka fisik bagi korban, tetapi juga trauma mendalam bagi keluarga dan kerabat, termasuk yang berada di wilayah Jabodetabek.

Menunggu Klarifikasi Pemerintah Daerah
Hingga berita ini diterbitkan, pihak MetroKitaNews masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Sibandang, pihak kecamatan, serta pemerintah kabupaten terkait dugaan minimnya respons dalam penanganan peristiwa tersebut.
Namun, belum ada keterangan resmi yang dapat diperoleh.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat pentingnya kehadiran aparat pemerintah dalam situasi darurat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keselamatan dan perlindungan warga.
MetroKitaNews akan terus mengawal perkembangan kasus ini.
Metrokitanews | Patar
