Foto: Warga antusias mengikuti acara kegiatan sosial.
Kampung Melayu, Metrokitanews, Minggu 8 Februari 2026 – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan dan beban ekonomi yang kian terasa, harapan kadang datang dari tempat yang paling sederhana. Bukan dalam bentuk janji, melainkan lewat tindakan nyata. Pagi ini, Minggu (8/2/2026), halaman Yayasan Pannadhika Bodhisatta berubah menjadi ruang pengharapan bagi ratusan warga yang datang dengan wajah penuh semangat.
Sejak pagi hari, masyarakat umum berduyun-duyun memadati lokasi kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh Sekolah Yayasan Pannadhika Bodhisatta. Tanpa sekat, tanpa syarat rumit, warga dari berbagai kalangan datang untuk mengikuti pengobatan gratis, potong rambut, hingga layanan pijat yang disediakan khusus bagi masyarakat.
Kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian sosial terhadap sesama. Banyak warga yang mengaku terbantu, terutama di tengah keterbatasan akses dan biaya kesehatan.
“Kami merasa diperhatikan. Kegiatan seperti ini sangat membantu, apalagi bagi warga yang jarang sempat atau mampu berobat,” ujar salah satu warga peserta kegiatan.
“kalau bisa sering sering acara beginian mah, lagi musim anak batuk eh bisa berobat gratis” lanjut salah satu ibu lain yang sedang membawa anaknya untuk berobat.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Antrian pengobatan dan potong rambut mengular dengan tertib, sementara suasana penuh keakraban tercipta antara relawan, tenaga medis, dan warga. Senyum dan ucapan terima kasih menjadi pemandangan yang tak terpisahkan sepanjang kegiatan berlangsung.

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut hadir melakukan pengamanan serta pengawasan. Kehadiran aparat ini memberikan rasa aman sekaligus memastikan kondusivitas acara, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati masyarakat tanpa kendala.
Kolaborasi antara pihak yayasan, relawan, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong. Tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan dan sosial, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, aparat negara, dan warga.
Pihak Yayasan Pannadhika Bodhisatta menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat, menanamkan nilai kepedulian, kemanusiaan, dan kebersamaan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa membawa manfaat nyata dan menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial adalah tanggung jawab bersama,” ujar perwakilan yayasan.
Di akhir kegiatan, satu hal yang tertinggal bukan hanya tubuh yang lebih sehat atau rambut yang lebih rapi, melainkan rasa dihargai dan diperhatikan. Di tempat itulah, Yayasan Panadika Bodhisattva membuktikan bahwa pendidikan dan kemanusiaan dapat berjalan beriringan, menyentuh hati, dan memberi arti bagi sesama.
Metrokitanews | Darma
