Jakarta, Metrokitanews, 18 Februari 2026 —Perayaan Imlek tahun ini berubah menjadi panggung spektakuler di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol. Beragam pertunjukan tematik disiapkan untuk memanjakan pengunjung, mulai dari tarian barongsai di tepi pantai, parade budaya di taman hiburan, hingga atraksi barongsai di bawah air yang langka dan memukau.
Atmosfer Imlek terasa sejak memasuki kawasan Ancol. Nuansa merah emas, alunan musik tradisional, dan parade budaya langsung menyambut pengunjung dari berbagai daerah.
Salah satu agenda yang paling dinanti adalah Performance Liong and Barongsai di Pantai Lagoon. Pertunjukan ini digelar selama tiga hari, 15–17 Februari 2026, setiap pukul 15.00 WIB.
Gerakan dinamis barongsai dan liukan naga liong di bibir pantai menciptakan paduan budaya dan panorama laut yang memanjakan mata.
Tak kalah meriah, Dunia Fantasi (Dufan) juga menghadirkan parade Imlek yang sarat warna dan energi. Pertunjukan dimulai pukul 15.30 WIB, menampilkan barongsai, penari tematik, serta arak-arakan budaya yang membuat pengunjung seolah berada di festival Imlek kelas dunia.
Atraksi unik lainnya hadir di Sea World Ancol, yang menampilkan barongsai bawah air. Pertunjukan langka ini digelar dua kali sehari, pukul 10.30 WIB dan 13.30 WIB.
Pengunjung dapat menyaksikan barongsai “menari” di dalam akuarium raksasa, berpadu dengan ikan-ikan laut yang berenang di sekelilingnya—sebuah kombinasi budaya dan edukasi yang jarang ditemui.
Kemeriahan berlanjut di Samudera Ancol, yang menghadirkan Parade Imlek bertema hewan dan penari bernuansa oriental pada pukul 16.30 WIB. Pertunjukan ini menggabungkan unsur hiburan dan edukasi satwa, cocok untuk keluarga.
Sementara itu, sensasi berbeda hadir di Atlantis Ancol, dengan atraksi barongsai terbang yang siap memacu adrenalin pengunjung. Aksi akrobatik ini menjadi salah satu magnet utama selama libur Imlek.
Bagi pecinta edukasi satwa, Jakarta Bird Land menyajikan program edukasi burung bertema Imlek yang digelar pukul 10.00 WIB. Program ini mengenalkan berbagai jenis burung sekaligus mengaitkannya dengan simbol-simbol keberuntungan dalam budaya Tionghoa.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, hadir pula Decky yang menegaskan komitmen Ancol untuk terus menghadirkan perayaan budaya yang inklusif dan edukatif bagi masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa perayaan Imlek di Ancol bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan keberagaman budaya kepada generasi muda dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
Dengan rangkaian acara mulai pagi hingga sore, Ancol menjelma menjadi destinasi Imlek paling lengkap di Jakarta. Dari pantai, taman hiburan, akuarium raksasa, hingga taman satwa, semuanya menghadirkan sentuhan budaya Tionghoa yang meriah dan penuh makna.
Perayaan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat semangat kebersamaan dalam keberagaman. Ancol pun kembali membuktikan diri sebagai pusat perayaan budaya terbesar yang selalu dinanti masyarakat setiap tahunnya.
Metrokitanews | Jerry Ayal
