Para Pemenang lomba welcome shooter. Juara 1-Ari, Juara 2-Didid, Juara 3-Suhendi.
Metrokitanews, Kota Tangerang, 30 Agustus 2026 – Suasana Lapangan Tembak Cipete, Kota Tangerang, Minggu (30/8/2026), dibuat ramai oleh aksi para shooter dalam ajang Tembak Reaksi Perbakin Tangerang 2026.
Bukan sekadar lomba, kegiatan yang diselenggarakan AA IPSC (Airsoft Association International Practical Shooting Confederation) ini menjadi ajang silaturahmi, berbagi pengalaman, sekaligus mencari bibit atlet berbakat di dunia olahraga menembak.
Sebanyak 30 peserta dari berbagai klub menembak dan peserta umum ikut ambil bagian. Menariknya, menurut panitia, tidak ada batasan usia maupun tingkat kemampuan untuk mengikuti kegiatan ini.
Jadi, yang datang bukan cuma jagoan lapangan. Yang masih belajar pun boleh ikut. Yang penting satu: siap, fokus, dan jangan sampai lebih cepat grogi daripada menarik pelatuk! 😄
Bukan Cuma Cepat, Tapi Harus Tepat!
Ketua Bidang Tembak Reaksi Perbakin Kota Tangerang, David Herman, S.E., atau yang akrab disapa Om Dave, mengatakan kegiatan tersebut digelar selain dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, juga menjadi sarana mencari potensi atlet berbakat.

Menurut Om Dave, lomba ini juga menjadi ruang silaturahmi bagi para shooter dari berbagai klub maupun masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga airsoftgun.
“Tujuan kegiatan ini selain memperingati HUT RI ke-81, juga untuk mencari bibit atlet berbakat dan sebagai ajang silaturahmi dengan para shooter dari berbagai klub menembak serta pecinta airsoftgun,” ungkap Om Dave.
Dalam pertandingan, peserta dituntut memiliki ketepatan, kecepatan, dan akurasi.
Dengan kata lain, bukan sekadar siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang mampu tetap tenang dan menghasilkan tembakan paling tepat.
Cepat boleh, panik jangan!
Ari Jadi yang Terbaik
Persaingan berlangsung cukup ketat hingga akhirnya tiga nama berhasil menempati posisi teratas.
Juara pertama diraih Ari dengan perolehan 141 poin.
Posisi kedua ditempati Didid dengan 138 poin, sedangkan Suhendi berada di posisi ketiga dengan 132 poin.
Para pemenang mendapatkan medali dan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.
Ketua Perbakin Kota Tangerang, H. Slamet Haryadi, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dua Sesi, Fokus Jangan Buyar
Pertandingan dibagi menjadi dua sesi. Sebelum masuk arena, peserta terlebih dahulu melakukan registrasi, mengikuti sambutan dan doa, kemudian mendapatkan briefing mengenai aturan pertandingan dan keselamatan.
Panitia menempatkan aspek safety sebagai prioritas utama selama kegiatan berlangsung.
Peserta diwajibkan menggunakan pelindung mata di area tembak dan mengikuti aturan keselamatan yang telah ditentukan panitia.
Sistem penilaian dilakukan berdasarkan target yang berhasil ditembak. Target terdiri dari tiga plat besi dan tiga kertas bidik, dengan poin yang telah ditentukan.
Setiap sesi peserta mendapatkan jatah 10 butir peluru dan pertandingan berlangsung dalam dua sesi.
Istirahat Sebentar, Gas Lagi!
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dengan registrasi. Setelah briefing, pertandingan sesi pertama berlangsung pukul 15.00 hingga 15.45 WIB.
Peserta kemudian diberikan waktu coffee break sebelum kembali bertanding pada sesi kedua pukul 16.15 hingga 17.00 WIB.
Setelah pertandingan selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian door prize dan ramah tamah hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB.
Suasana pun semakin cair. Setelah tegang mengejar poin, para peserta akhirnya bisa santai, ngobrol, dan saling berbagi pengalaman.
“More Education, More Fun”
Semangat yang dibawa dalam kegiatan ini sederhana, tetapi menarik: lebih banyak belajar, lebih banyak keseruan, dan menikmati olahraga bersama.
Ajang tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi menjadi wadah bagi para shooter untuk meningkatkan kemampuan, memperluas pertemanan, sekaligus menemukan potensi atlet-atlet baru.
Dan tentu saja, ada satu pelajaran penting dari arena:
Target boleh diam, poin harus dikejar.
Shooter boleh tegang, persahabatan jangan renggang!
Pantun penutup:
Pergi ke Cipete membawa perlengkapan,
Bertemu shooter penuh semangat.
Menang kalah bukan persoalan,
Yang penting kompak, aman, dan hebat!
Dengan semangat sportivitas dan keselamatan, Tembak Reaksi Perbakin Tangerang 2026 menjadi ruang bertemu para pecinta olahraga menembak untuk belajar, berkompetisi, dan bersilaturahmi dalam suasana yang lebih santai dan penuh keakraban.
Reporter Metrokitanews | Hendri
