Metrokitanews, Tangerang, 22 Agustus 2026 — Kemeriahan perayaan Sejit YM Kongco Kwan Sing Tee Koen berlangsung di Kwan Ti Bio, Kampung Kajangan, RT 001/RW 005, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 22–23 Agustus 2026, tersebut diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan dan tradisi, serta hiburan Gambang Kromong Irama Baru Ciseeng. Sejumlah rekanan dari berbagai wihara dan bio dari sejumlah daerah juga turut hadir untuk mengikuti rangkaian perayaan.
Ketua Panitia Sejit, Tan Cengwie, mengatakan kegiatan utama berlangsung selama dua hari, dengan berbagai rangkaian ritual dan kegiatan yang telah disiapkan panitia.
“Acara berlangsung dari tanggal 22 sampai 23 Agustus 2026. Selain rangkaian kegiatan keagamaan, ada juga atraksi injak bara api dan hiburan Gambang Kromong,” ujar Tan Cengwie.
Berdasarkan susunan acara yang disiapkan panitia, pada Sabtu, 22 Agustus 2026, kegiatan diisi dengan pembacaan Liam Keng dan blessing lokasi Tah Hwee yang dipimpin Bhikku Sangha, dilanjutkan Cia Peng An, hiburan Gambang Kromong, Tiam Lokasi Tah Hwee (Injak Bara), serta pembuatan Hu Peng An.
Sementara pada Minggu, 23 Agustus 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Liam Keng dan blessing lokasi Tah Hwee yang dipimpin Bhikku Sangha, Cia Peng An, hiburan Gambang Kromong, Tiam Lokasi Tah Hwee (Injak Bara), pembuatan Hu Peng An, tebar arang Tah Hwee (Injak Bara), ritual Tah Hwee, serta pelayanan umat Cia Sin/LokTung.
Selain kegiatan keagamaan dan tradisi, perayaan tersebut juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk berjualan di sekitar lokasi Kwan Ti Bio. Kehadiran para pedagang turut menambah
semarak suasana perayaan sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan dari ramainya kunjungan umat dan warga.
Salah seorang pedagang, Wawah Lia, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, perayaan Sejit tidak hanya menjadi momentum keagamaan dan budaya, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk ikut berpartisipasi.
“Acara ini sangat bagus dan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk ikut memeriahkan sekaligus berjualan,” kata Wawah Lia.
Perayaan Sejit di Kwan Ti Bio tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kegiatan keagamaan, tradisi, seni budaya, dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Kehadiran Gambang Kromong serta pelaku UMKM membuat rangkaian kegiatan tidak hanya menjadi agenda internal umat, tetapi juga turut melibatkan masyarakat sekitar.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan selama dua hari dapat berjalan tertib dan lancar, serta menjadi momentum kebersamaan bagi umat, para undangan dari berbagai wihara dan bio, pelaku UMKM, maupun masyarakat di sekitar Kwan Ti Bio.
Metrokitanews | Hendri
