Foro : Foto bersama Media dan Para Tenaga Pengajar di Islamiyah. (25/05/26)
Metrokitanews, Kebon Cau, 25 Mei 2026 – Tim media Metrokitanews melakukan kunjungan silaturahmi ke Madrasah Al Islamiyah yang berlokasi di Kampung Cogrek, Desa Kebon Cau, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Kedatangan tim disambut hangat oleh Ketua Yayasan, Sulaeman, didampingi Kepala Sekolah serta para guru yang setiap hari mengabdikan diri untuk mencerdaskan generasi bangsa.

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi serta tantangan yang dihadapi pihak sekolah dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Dalam dialog bersama tim Metrokitanews, pihak sekolah menyampaikan sejumlah kendala yang hingga kini masih menjadi perhatian utama. Salah satunya adalah keterbatasan fasilitas penunjang pendidikan yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Selain itu, akses jalan menuju lokasi sekolah juga masih memprihatinkan. Saat musim hujan tiba, jalan menuju madrasah sering tergenang banjir sehingga menyulitkan para siswa, guru, dan masyarakat yang hendak beraktivitas di lingkungan sekolah.
Menurut pihak sekolah, berbagai upaya telah dilakukan, termasuk mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah Desa Kebon Cau. Namun hingga saat ini, harapan akan adanya bantuan untuk perbaikan fasilitas sekolah maupun akses jalan tersebut belum mendapatkan tindak lanjut yang diharapkan.
Di balik berbagai keterbatasan tersebut, semangat pengabdian yang ditunjukkan Ketua Yayasan, Sulaeman, patut menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Berangkat dari kepedulian terhadap masa depan anak-anak bangsa, beliau mendirikan dan mengembangkan Madrasah Al Islamiyah agar masyarakat, khususnya dari kalangan ekonomi menengah ke bawah, tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak dan berlandaskan nilai-nilai agama.
“Bagi kami, pendidikan bukan sekadar mengajar membaca dan menulis, tetapi juga membentuk karakter serta akhlak generasi penerus bangsa,” ungkap salah satu pengurus yayasan saat diskusi berlangsung.
Pendidikan dan Kesehatan Berjalan Seiring
Peran besar juga ditunjukkan oleh Ibu Lilis, istri Ketua Yayasan, yang turut mengabdikan dirinya sebagai tenaga pendidik di madrasah tersebut.
Tidak hanya fokus pada pendidikan, Ibu Lilis juga memiliki perhatian khusus terhadap kesehatan para siswa. Dengan latar belakang dan kepeduliannya di bidang kesehatan, beliau berupaya memastikan anak-anak mendapatkan pendampingan yang baik, sehingga tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan sehat secara fisik.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa pendidikan yang baik tidak hanya berbicara mengenai ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kesejahteraan dan kesehatan peserta didik.
Meski berada di tengah berbagai keterbatasan, Madrasah Al Islamiyah terus berinovasi untuk mengikuti perkembangan zaman.

Saat ini, pihak yayasan sedang mengembangkan laboratorium komputer sebagai sarana pembelajaran teknologi bagi para siswa. Langkah ini dilakukan agar anak-anak tidak tertinggal dalam menghadapi era digital dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif serta terarah.
Selain itu, yayasan juga tengah membangun ruang perpustakaan yang nantinya diharapkan menjadi pusat literasi bagi para siswa. Kehadiran perpustakaan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan budaya membaca sejak dini serta memperluas wawasan anak-anak sebagai bekal menghadapi masa depan.
Menjadi Inspirasi bagi Banyak Pihak
Kisah perjuangan Madrasah Al Islamiyah menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berbuat bagi sesama. Di tengah tantangan fasilitas dan akses yang belum memadai, semangat para pendidik di sekolah ini tetap menyala demi masa depan generasi bangsa.
Harapan besar kini tertuju kepada seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat luas, agar dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap lembaga pendidikan yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Kunjungan tim Metrokitanews ditutup dengan sesi foto bersama Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, dan para guru sebagai simbol kebersamaan serta harapan agar Madrasah Al Islamiyah terus berkembang menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi berakhlak mulia, sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Metrokitanewa | Hendri
