Metrokitanews, Jakarta Barat, 29 Juli 2026 – Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menandai babak baru perjalanan organisasinya melalui peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 yang dirangkaikan dengan pelantikan dan pengukuhan kepengurusan baru periode 2026–2029. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Auditorium Gelanggang Remaja Jakarta Utara (GRJU), Selasa (28/7), menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen dalam membangun profesionalisme insan pers.
Mengusung tema “Menuju Langkah Pembuktian dan Pengabdian”, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 350 peserta yang terdiri atas pengurus pusat, pengurus daerah, koordinator wilayah, anggota FWJ Indonesia dari berbagai daerah, serta tamu undangan dari unsur pemerintah, TNI, Polri, organisasi pers, dan tokoh masyarakat.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan penampilan Tari Selamat Datang khas Betawi yang dibawakan Sanggar Tari Nugeulis Budaya Nusantara binaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara.
Sejumlah pejabat turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredi Setiawan, perwakilan Kadiv Humas Polri Kombes Pol. Hadi Wahyudi, S.I.K., M.H., M.Han, perwakilan Suku Dinas Kesbangpol Jakarta Utara, Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Jakarta Utara, perwakilan Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502 Jakarta Utara, serta Ketua Umum Media Online Indonesia (MIO) AYS Prayogi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Fredi Setiawan memberikan apresiasi atas perjalanan FWJ Indonesia yang telah memasuki usia tujuh tahun.

Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan dunia jurnalistik saat ini.
“Pembuktian berarti menunjukkan kinerja nyata, menjaga integritas, dan menjadi mitra terpercaya. Sedangkan pengabdian merupakan esensi insan pers dalam melayani kebenaran, menjaga kedaulatan informasi, serta hadir untuk kepentingan masyarakat luas. Kami berharap FWJ Indonesia terus tumbuh sebagai mitra strategis bagi pembangunan Jakarta Utara maupun Indonesia,” ujarnya.
Selain menjadi momentum pelantikan pengurus baru, acara juga diwarnai suasana haru melalui sesi “Memoriam Sahabat dan Keluarga Besar FWJ Indonesia” sebagai bentuk penghormatan kepada para pengurus dan anggota yang telah berpulang.
Panitia secara khusus mengundang keluarga almarhum sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan selama mengabdi di organisasi.
Keluarga yang hadir di antaranya istri almarhum Erwin Efendi (Melky) dan almarhum Bambang Suryono (Bamsur) yang semasa hidup menjabat sebagai mantan Kepala Bidang Humas DPP FWJ Indonesia. Sementara penghormatan kepada almarhum Parmadi dan almarhum Sitohang diwakili Ketua Korwil Kabupaten Bekasi, Mariam.
Ketua Panitia, Mairoji Eka Saputra, mengatakan penghormatan tersebut menjadi simbol bahwa FWJ Indonesia tidak sekadar organisasi profesi, tetapi juga keluarga besar yang tetap menjaga tali persaudaraan.
“FWJ Indonesia mengenang jasa seluruh pendahulu yang telah berpulang. Kehadiran keluarga dan perwakilan wilayah menjadi bukti bahwa FWJ Indonesia bukan sekadar organisasi, tetapi keluarga besar yang terus melanjutkan perjuangan mereka,” katanya.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan kepengurusan baru yang dipimpin jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FWJ Indonesia, diwakili Puguh Kribo selaku praktisi hukum, Triwulan selaku Bendahara Umum, serta Ferry Sang selaku Kepala Bidang Humas.

Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) organisasi, kemudian dilanjutkan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta dan Jawa Tengah, serta Koordinator Wilayah (Korwil) Jakarta Utara, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kuningan, dan Indramayu.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi organisasi dalam memperkuat struktur kepengurusan serta meningkatkan profesionalisme anggota di berbagai daerah.
Melalui momentum HUT ke-7 ini, FWJ Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga independensi pers, memperkuat solidaritas antarwartawan, serta berkontribusi dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.
Laporan: Patar P.
