Tangerang, metrokitanews — Himpunan Masyarakat Majemuk Indonesia (HMMI) akan menggelar Loka Karya Adat, Seni, Budaya, Bahasa, dan Agama Antar Suku se-Nusantara pada Minggu, 18 Januari 2026, bertempat di Gedung Pramuka Kitri Bhakti, Curug, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan adat, seni, serta budaya bangsa, sekaligus memperkuat nilai toleransi antar suku dan agama di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Loka karya tersebut rencananya akan dihadiri oleh berbagai tokoh adat, tokoh seni dan budaya, tokoh agama, serta masyarakat umum dari beragam latar belakang suku dan daerah. Panitia juga mengimbau seluruh peserta dan undangan untuk mengenakan pakaian adat masing-masing daerah sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.
Sejumlah undangan khusus kategori VVIP dijadwalkan hadir, di antaranya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Gubernur Banten, Bupati Kabupaten Tangerang, serta perwakilan TNI-Polri dan tamu undangan lainnya.
Dalam loka karya ini, berbagai topik akan dibahas, mulai dari etika penggunaan bahasa, cara berpakaian, hingga pola interaksi sosial antar suku dan agama. Selain sesi diskusi, acara juga akan dimeriahkan dengan pameran makanan adat, tarian tradisional, pencak silat, serta pentas seni budaya Nusantara.
Salah satu peserta, Kang Delon, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Badan Lintas Seni Budaya Nusantara (BLSBN) dan merupakan putra daerah asal Cirebon, menyampaikan apresiasinya atas undangan yang diberikan oleh panitia HMMI.
“Alhamdulillah, ini suatu kehormatan bagi kami mendapatkan undangan baik secara tertulis maupun melalui informasi WhatsApp dari panitia HMMI. Kami juga mengundang seluruh masyarakat, khususnya Kabupaten Tangerang, untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara ini,” ujar Kang Delon kepada awak media, Selasa (13/01/2026).
Ia menegaskan bahwa loka karya ini menjadi ruang penting untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait adat, seni, budaya, serta toleransi antar suku dan agama.
“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat yang memiliki ciri khas seni, budaya, suku, dan adat untuk hadir pada Minggu, 18 Januari 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Mari kita jaga kekayaan budaya kita bersama. Jangan lupa mengenakan pakaian adat masing-masing dan ramaikan acara ini,” tegasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, HMMI berharap dapat memperkuat semangat persatuan, mempererat hubungan antar komunitas, serta menjaga warisan budaya Nusantara agar tetap hidup dan lestari di tengah perkembangan zaman. undang dapat di lihat di https://kompassindonesianews.com/index.php/2026/01/14/hmmi-gelar-loka-karya-adat-seni-dan-budaya-antar-suku-di-gedung-pramuka-kitri-bhakti-curug-kabupatentangerang/
Kian Sun | Metrokitanews
